Jumat, 19 Maret 2010

Setelah X6 Dipasar, Konsep Nokia X9 Beredar

Sebuah website Yunani memperlihatkan sebuah ponsel konsep yang diklaim merupakan konsep Nokia X9. Ponsel Nokia ini terlihat sungguh cantik dengan layar besar dengan frame yang sangat tipis. X9 dirumorkan memiliki spesifikasi seperti layar capacitive touchscreen, perekam video HD 720P dengan 4 lampu LED, HDMI Output untuk menampilkan gambar pada TV resolusi tinggi, kartu memori jenis MicroSD dan layar jenis AMOLED.

Terlihat lagi, notifikasi pada ponsel terdapat di bagian bawah, dengan notifikasi facebook, twitter, missed call maupun email atau sms dan jenis notifikasi tersebut dapat di konfigurasi sesuai keinginan. Selain itu terdapat layanan streaming audio maupun video.

Sekilas ponsel ini mirip dengan design dari Sony Ericsson X10 dengan design casing bagian belakang yang berbentuk elips.

Konsep ponsel ini masih belum dipastikan kebenarannya, apakah ini asli atau rekayasa?. Benarkah Nokia akan mengeluarkan ponsel dengan model seperti ini?

(Sumber: KASSA9/STUDIOHP)

Rabu, 17 Maret 2010

Nokia X6 Akan Hadir dengan `Comes With Music`

Melengkapi jajaran ponsel musik mereka, Nokia menyiapkan handset terbaru mereka yakni Nokia X6. Bedanya, pada produk kali ini, Nokia membundelnya dengan jutaan musik. Comes With Music, judulnya.

Pada ponsel ini, Nokia menghadirkan sekitar 3 juta lagu yang bisa didownload secara cuma-cuma oleh penggunanya. Lagu-lagu lokal ataupun mancanegara bisa diambil karena Nokia sudah bekerjasama dengan sejumlah label musik utama dunia.

“Dengan Comes With Music, kami menawarkan solusi baru bagi pengguna yang ingin mendapatkan akses mudah terhadap jutaan lagu,” kata Goh Doh Hau, Senior Marketing Manager Nokia di Jakarta, 18 Maret 2010.

Goh menyebutkan, pihaknya menyediakan tiga kelebihan menikmati musik dengan layanan Comes With Music.

“Pertama, pengguna tidak perlu membayar apapun untuk menambahkan musik ke dalam memori sebesar 16GB yang disediakan pada ponsel,” kata Goh. “Tidak perlu dipotong pulsa atau membayar biaya data, karena pengguna bisa mendownload musik di mall ataupun hotspot-hotspot yang tersebar di mana-mana lewat WiFi,” ucapnya.

Untuk mendownload, Goh menyebutkan, Nokia menyediakan waktu satu tahun penuh bagi pengguna untuk mengambil sekitar 3 juta lagu yang mereka sediakan. “Dan setelah didownload, pengguna bisa menyimpan lagu tersebut baik di ponsel Nokia X6, di PC atau di tempat lainnya selama-lamanya,” ucapnya.

Pada paket penjualan X6, Nokia menyediakan PIN untuk aktivasi download musik. PIN tersebut hanya bisa digunakan oleh satu buah ponsel dan aktivasi software pada satu buah PC.

“Pengguna yang ingin lebih nyaman dalam mencari atau mendownload musik bisa melakukannya lewat PC atau notebook mereka,” kata Goh. “Setelah itu, dengan software, pengguna bisa melakukan sinkronisasi musik yang ada di PC dengan ponselnya,” ucapnya.

Nokia X6 Comes With Music sendiri baru akan tersedia secara massal di pasaran Indonesia pada 25 Maret mendatang.

Minggu, 14 Maret 2010

Nokia N99 Mendahului di Internet

Selain Kingk N99, ternyata juga ada Nokia N99 yang beredar di internet. Hahaha, sungguh lucu, padahal saya baru tahunya serie N97 yang masih saya bawa kesana kemari sebagai pengganti Commie yang saya parkir sebagai koleksi. Jangankan N99, model yang dibawahnya aja, Nokia N98, sampe sekarang masih belum jelas batang hidungnya, cuma gambarnya aja yang berseliweran di internet.

Jumat, 12 Maret 2010

Kingk N99 Buatan China dengan Logo Transformer



China memang membuat banyak model hape, entah dari mana mereka seolah-olah sudah tahu bentuk hape Nokia yang nantinya akan dipasarkan. Banyak yang mengherankan seolah-olah sudah ada hape Nokia N99 atau E90i dan masih banyak lagi.

Kali ini saya agar tertarik dengan satu model hape yang aneh yang disebut Kingk N99, dimana hape tersebut ada LCD screen bulatnya dengan logo Transformer dibagian depan. Apakah memang ada hape Nokia yang modelnya seperti itu? (source: techchee)

Kamis, 11 Maret 2010

Nokia Mulai Kenalkan Standar Penamaan Smartphone

Nokia mulai mengenalkan standar penamaan bagi jajaran ponsel cerdasnya. Mulai kini, smartphone Nokia akan memiliki empat kategori yang bisa dipilih. Keempat kategori tersebut adalah C, X, E dan N. Kemudian, setiap seri itu akan diberi nomor urut 1 sampai 9 setelah hurufnya.

Caranya sederhana untuk membedakan, 1 menunjukkan ponsel dengan fungsi dan kisaran harga paling rendah. Berturut-turut ini akan meningkat hingga ponsel dengan awalan 9 yang menunjukkan 'kasta tertinggi' dengan fungsi dan harga yang sesuai.

Sedangkan untuk huruf, berikut adalah penjelasan singkatnya:

* Seri C akan menampilkan jajaran ponsel dengan fungsi terbatas pada kemampuan yang paling inti.
* Seri E akan menampilkan jajaran ponsel yang fokusnya pada pengguna bisnis dan produktivitas.
* Seri X adalah ponsel Nokia yang memiliki kegunaan utama pada hiburan dan sosial.
* Seri N akan menjadi ponsel-ponsel Nokia yang paling canggih.

Bisa disimpulkan bahwa smartphone Nokia akan berurut dari jajaran C1 hingga N9. Meskipun belum tentu semua kombinasi angka dan huruf akan hadir sebagai produk di pasaran. Beberapa yang sudah diumumkan termasuk Nokia C5, X5 dan X3.

Senin, 08 Maret 2010

Nokia Kembangkan Pengisian Baterai Ponsel Secara Kinetik

Ponsel dengan tenaga matahari sudah ada, tenaga fuel cell juga sudah ada, sebentar lagi ada ponsel dengan tenaga goyangan alias kinetik (kinetic). Nokia baru saja mematenkan teknologi kinetik yang nantinya akan digunakan dalam sebuah ponsel.

Dengan teknologi kinetik ini, nantinya baterai di ponsel akan otomatis terisi apabila ponsel digoyangkan sehingga kita sudah tidak perlu lagi isi ulang baterai dengan mencari sambungan ke listrik.

Yang dimaksud digoyangkan disini bisa dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja dalam arti baterai di ponsel akan otomatis terisi pada saat anda berjalan atau berlari dengan ponsel di dalam kantong celana.

Posisi baterai ponsel akan dipasangkan dalam sebuah rangka (frame) sehingga baterai dapat bergerak ke atas/ bawah maupun ke kiri/ kanan.

Ini yang kami cari, sebuah gadget yang tidak perlu repot lagi untuk isi ulang. Semoga saja ponsel seperti ini bisa terealisasi.

Jumat, 05 Maret 2010

Nokia Rilis Nokia 5230 Nuron untuk T-Mobile USA

Nokia dan T-Mobile baru-baru ini telah mengumumkan peluncuran ponsel terbarunya untuk pasaran wilayah Amerika Serikat yang dikenal dengan Nokia 5230 Nuron. Handset ini hadir secara eksklusif melalui operator jaringan T-Mobile, dan dipuji sebagai handset Nokia pertama yang mengusung aplikasi Ovi Maps gratis dalam satu paket, di samping juga menjadi pihak pertama yang menyertakan Ovi Store Client yang memungkinkan penggunanya dapat mengakses semua aplikasi dan konten yang tersedia untuk di-download melalui portal aplikasinya.

Nokia 5230 Nuron dilengkapi dengan fitur layar sentuh 3,2 inci yang menawarkan resolusi 640 x 360 pixel dan dukungan 16,7 juta warna, kamera 2 megapiksel dengan 3x digital zoom dan kemampuan merekam video. Handset ini didukung oleh Symbian S60 5th Edition dan Flash Lite 3.0.

Spesifikasi smartphone juga termasuk dukungan untuk Dual band 900/2100 WCDMA dan WCDMA 850/1900, HSDPA dan GSM / EDGE 850/900/1800/1900 band, serta koneksivitas Bluetooth 2.0, Konektor micro USB, sinkronisasi PC dengan Nokia Ovi Suite, 3.5 mm stereo headphone jack, FM radio, A-GPS yang terintegrasi (termasuk dengan aplikasi Ovi Maps 3.0), dan internal memori dinamis 70 MB.

Bagi yang kurang puas dan ingin menambahkan, tersedia kapasitas memori eksternal 16GB sebagai tambahannya dalam sebuah slot kartu memori microSD. Handset ini juga dilengkapi dengan keberadaan baterei Li-Ion BL-5J 1320 mAh yang dapat bertahan selama 7 jam waktu bicara atau hingga 438 jam waktu standby. Semua ini dikemas dalam sebuah perangkat yang ukuran 2,03 x 4,37 x 0.57/0.61 inci dan beratnya 4,05 oz (dengan stylus).

Di sisi fitur, bisa diandalkan dengan adanya dukungan untuk layanan dan aplikasi Nokia , termasuk Ovi Maps dan Ovi Store, serta perintah suara, SMS, MMS, olahpesan suara Nokia Xpress, email (IMAP, POP, SMTP), web browsing (Nokia Mobile Search), dengan dukungan media player untuk file audio MP3, MP4, AAC, eAAC +, WMA dan file video MPEG4-S, MPEG4-AVC, WMV9, MPEG4-SP, video streaming, dukungan untuk Nokia Music Store, dan masih banyak lagii.

Minggu, 28 Februari 2010

OS Symbian Masih Tetap Nomor 1

Research In Motion (RIM) dengan Blackberry-nya boleh jadi ponsel populer di 2009. Begitu juga dengan iPhone milik Apple. Namun, dari sisi sistem operasi (OS) ponsel pintar, Symbian tetap nomor satu.

Apple dan Research in Motion menangguk sukses dibanding vendor besar ponsel lainnya, mereka menguasai 14,4% dan 19,9% pasar smartphone dunia

Data OS smartphone terlaris 2009 tersebut dikeluarkan oleh lembaga riset Gartner. Menurut Gartner, walau turun 5,4%, Symbian masih menjadi OS paling populer dengan 46,9% market share.

Sementara di sisi lain, Android dipandang sebagai OS yang pertumbuhannya paling cepat. Di 2008, Android hanya memiliki market share 0,5% dan kini langsung melesat ke angka 3,9%.

Sementara itu, iPhone juga alami kenaikan drastis dari 8,2% menjadi 14,4%. Dengan lonjakan tersebut, iPhone kini berada di urutan ketiga setelah Symbian dan RIM.

Berikut ini adalah data terbaru Gartner, yang dirilis Februari 2010 :

1. Symbian - 46,9%
2. RIM - 19,9%
3. iPhone OS - 14,4%
4. Windows Mobile - 8,7%
5. Linux - 4,7%
6. Android - 3,9%
7. WebOS - 0,7%
8. OS Lainnya - 0,6%

Rabu, 24 Februari 2010

Linux Tetap Dapat Kavling Khusus di Nokia

Meski tak tertarik menggunakan Android, Linux tetap mendapat "kavling" atau tempat khusus di Nokia. Vendor ponsel terbesar dunia yang bermarkas di Finlandia itu secara khusus mengembangkan Linux sebagai platform masa depannya di samping Symbian.
"Linux punya positioning berbeda dengan Symbian. Linux akan digunakan untuk produk komputasi dan Symbian untuk smartphone. Satu lagi platform S series kita lihat perkembangannya ke depan," ujar Chris Carr, Vice President Sales Southeast Asia Pacific (SEAP) Nokia, dalam salah satu rangkaian acara Showcase Nokia 2010 di Bangkok, Thailand, Selasa (23/2/2010) sore. Salah satu produk berbasis komputasi, Nokia N900, yang merupakan handset pertama dengan Linux Maemo 5, berupaya menghadirkan pengalaman yang sama antara menggunakan komputer desktop atau notebook dengan perangkat mobile.

Belum lama ini, Nokia menguatkan keseriusannya terhadap Linux dengan mempererat kerja sama dengan Intel. Keduanya sepakat menggabungkan pengembangan platform berbasis Linux, Intel Moblin, dan Nokia Maemo menjadi Meego.

Carr menegaskan, strategi multiplatform merupakan upaya Nokia masuk ke semua segmen dengan pilihan produk yang beragam sesuai kebutuhan pengguna. Ketiga platform kini menjadi basis masa depan Nokia dan tidak akan saling mematikan. Nokia juga memastikan Linux maupun Symbian sebagai platform open source dan akan menggandeng pengembang aplikasi di sleuruh dunia untuk turut serta menyediakan solusi untuk ponsel-ponsel buatannya.

Namun, ia mengakui, dengan banyaknya platform menjadi tantangan tersendiri bagi Nokia untuk menghadapi kompleksitas bagi pengguna maupun para pengembang. Untuk mengatasinya, Nokia berupaya menyediakan alat agar pengembangan aplikasi lintas platform dapat dilakukan lebih cepat. Carr mengatakan, Nokia telah menyediakan solusi di application layer dan alat-alat pengembangan yang bisa menghasilkan aplikasi lintas platform, antara lain yang disebut Qt dan Web Runtime.

"Dengan adanya application layer, pengembang cukup membuat satu aplikasi saja dengan Qt dan bisa diturunkan ke semua platform," jelas Carr. Solusi seperti inilah yang kini disebarkan ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Nokia juga menggandeng potensi sumber daya pengembang seperti baru-baru ini dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).